"Perubahan itu perlu. Menjadi lebih baik adalah cita-cita mulia. Mari bersama memperbaiki diri, baik sebagai hamba Allah, sebagai Anak, sebagai Suami, sebagai Istri, sebagai Orang Tua atau pun sebagai Aparatur. Berubah menjadi lebih baik itu bukan sebuah hukuman. Justru sebuah berkah untuk kehidupan yang lebih berkualitas"

Kamis, 22 September 2016

Jangan Lupakan Petani




Tidak dapat dikilah, lebih dari separuh penduduk yang bekerja di negeri ini merajut asa di sektor pertanian. Tidak terkecuali di Bengkulu. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) terkini, setidaknya 50,61 persen pekerja di Bengkulu adalah petani. Umumnya, para petani ini tinggal di wilayah pedesaan yang jauh dari kesan berkemajuan. Merekalah yang hujan kepanasan, panas kehujanan, berjibaku menyediakan kebutuhan dasar perut manusia perkotaan. Sangat naif, jika kita tak sengaja melupakan nasib para petani.

Vitalnya peran sektor pertanian tergambar pula dari kontribusinya terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) di Bengkulu. Pada tahun 2015 saja, kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB tidak kurang dari 30 persen. Bahkan, angka tersebut dua kali lipat lebih tinggi dari sektor perdagangan dan reparasi yang menempati posisi dua kontributor terbesar terhadap PDRB. Fakta tersebut jelas membuka mata kita bahwa melupakan petani adalah sebuah kekeliruan.